Medan – Sejumlah 19 klub putra dan 11 putri dari berbagai Kabupaten Kota bersaing pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) bola voli yang diselenggarakan Pengprov PBVSI Sumut.
Kejurda ini dibuka Gubsu Bobby Nasution yang diwakili Kadispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay di Gedung Bola voli Sumut Sport center Batang Kuis Deli Serdang, Selasa (23/9)
Gubsu mengatakan, Sumut memiliki potensi yang sangat besar menjadi salah satu daerah penghasil atlet bola voli berbakat yang jika dibina secara maksimal akan mampu menjadi atlet nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa dikancah internasional.
Apalagi, kata dia, pengurus PBVSI Sumut telah melakukan berbagai kejuaraan kelompok umur untuk menjaring atlet potensial yang memiliki tinggi lebih dari 1,8 meter.
“Potensi yang ada itu harus dibina secara intensif. Jangan sampai mereka dilirik daerah lain, karena kurangnya perhatian dari daerahnya. Artinya mereka harus diwadahi. Sumut memiliki potensi besar, tinggal bagaimana menggerakkannya,” sebutnya.
Event ini akan menjadi gelaran pertama Pengprov PBVSI Sumut periode 2025/2029 pascadilantik pada awal Juli lalu.
Dimana pada ajang ini terdapat 19 tim putra dan 11 tim putri yang akan bertanding menjadi yang terbaik di Sumatera Utara.
Ketum PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar menjelaskan bahwa Kejurda Antarklub ini merupakan sarana untuk pemantauan bakat atlet untuk persiapan menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB tahun 2028 mendatang.
“Ini adalah seleksi bagi tim pelatda PON. Makanya peserta kelahiran tahun 2003,” kata Wiko Lovino Siregar
Oleh karena itu, Wiko berharap pihaknya bisa mendapatkan banyak pevoli berbakat pada ajang ini.
Karena, Kejurda ini akan menjadi gambaran awal tim Pelatda PON Sumut kedepannya.
“Spesifikasi atlet yang kita incar itu untuk putra diharapkan bisa tinggi badan cm dan putri 170 cm. Mudah-mudahan bisa kita dapatkan banyak untuk pelatda PON,” ungkap Wiko.
Meski Kejurda ini akan menjadi ajang pemantauan bakat PBVSI Sumut, Wiko mengatakan bahwa atlet-atlet yang nantinya terpilih dipastikan bisa langsung masuk dalam Pelatda PON 2028.
“Persiapan PON yang mau diambil 24 putra-putri, tapi untuk event ini kita berharap bisa semaksimal mungkin, nanti di Desember kita akan seleksi lagi soalnya,” jelasnya.
Untuk itu, Wiko berpesan para peserta bisa tampil maksimal pada kejurda ini.
Apalagi, ini menjadi kesempatan yang baik bagi seluruh klub untuk mengorbitkan atletnya menuju POn 2028.
“Sportivitas dijunjung tinggi, tunjukkanlah yang terbaik, karena mereka dinilai oleh tim talent scouting kita,” ujarnya.









