Medan – Setelah berjuang selama 120 menit, Paraguay sukses menaklukkan juara dunia empat kali, Jerman, melalui drama adu penalti untuk melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026.
Pasukan Gustavo Alfaro menyuguhkan performa bertahan yang luar biasa, yang sebagian besar mampu meredam lini serang Jerman, kendati mereka membiarkan wakil Eropa tersebut mendominasi penguasaan bola. Pada babak pertama, Jerman terus-menerus mengalirkan bola untuk mencari celah di lini pertahanan Paraguay, namun upaya Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Kai Havertz berulang kali berhasil dipatahkan oleh Orlando Gill dan kawan-kawan.
Menjelang akhir babak pertama, La Albirroja secara mengejutkan mencuri keunggulan di tengah tekanan lawan (against the run of play) melalui salah satu dari sedikit peluang tendangan penjuru mereka dalam laga ini. Umpan yang melengkung menjauhi gawang (outswinger) sempat ditinju oleh Manuel Neuer, tetapi Paraguay berhasil menguasai kembali bola tersebut. Matias Galarza kemudian melepaskan umpan silang indah yang langsung ditanduk masuk oleh Julio Enciso yang berdiri bebas tak terkawal.
Julian Nagelsmann memasukkan seluruh opsi penyerangnya sebagai upaya untuk menghindari adu penalti. Jerman sempat mengira mereka telah mencetak gol kemenangan melalui Jonathan Tah, namun gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh Waldemar Anton terhadap Gill.
Jerman memilih untuk mengeksekusi penalti lebih dulu di hadapan para pendukungnya sendiri, tetapi segalanya langsung berjalan keliru sejak awal. Gill sukses menepis tendangan penalti Havertz. Setelah diwarnai aksi saling berbalas dengan beberapa kegagalan eksekusi dari kedua kubu, La Albirroja akhirnya mengunci kemenangan melalui penyelesaian tenang Jose Canales.
“Saya rasa perasaan ini sulit untuk dijelaskan. Saya sangat bangga dengan rekan-rekan setim, dengan grup ini. Saya rasa saya pernah mengatakan pada wawancara sebelumnya bahwa grup ini layak mendapatkan satu pertandingan lagi, dan dengan semua yang telah kami lalui, saya paling terkesan dengan persatuan kami. Kami memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menghadapi situasi apa pun. Jerman sadar bahwa mereka harus bekerja sangat keras untuk bisa mengalahkan kami.” — Gustavo Gomez, Pemain Paraguay
“Sebuah sensasi yang luar biasa. Itu adalah pertandingan yang berat. Kami berhasil bertahan. Kami membuka keunggulan, mereka menyamakan kedudukan, tetapi kemudian kami mampu mempertahankannya. Tentunya, kami telah menganalisis setiap pemain dan setiap detail dari para eksekutor penalti mereka. Puji Tuhan saya bisa menyelamatkan dua penalti. Ini adalah sebuah keistimewaan; kami menyingkirkan seorang juara. Kemenangan ini didedikasikan untuk seluruh rakyat Paraguay.” — Orlando Gill, Penjaga Gawang Paraguay









