Medan – Drama timnas Indonesia U-19 di Piala AFF masih bergulir. Minggu (7/6) laga terakhirnya timnas di grup A melawan Vietnam. Duel kedua tim sebagai penentu tiket semifinal.
Timnas Indonesia harus menang untuk ke semifinal karena posisi skuad Garuda Muda sebagai runner-up meski sama meraih enam poin dengan Vietnam namun Timnas Indonesia kalah selisih gol.
Mampukah Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam?
“Performa dan kualitas pemain skuad Garuda Muda masih belum sepenuhnya memuaskan. Meskipun sukses mengamankan kemenangan pada laga-laga awal kompetisi, terdapat beberapa celah mendasar yang diakui oleh tim pelatih maupun para pemain itu sendiri”, kata pengamat sepakbola Syafril SH dalam pesan wasthap nya, Sabtu (6/6)
Dikatakan mantan pemain PSMS ini, faktor mental menjadi salah satu kendala terbesar, terutama karena banyak pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi internasional resmi.
“Belum meratanya jam terbang di level tertinggi membuat penyelesaian akhir, pengambilan keputusan, dan konsistensi permainan selama 90 menit masih belum stabil”ujar dia
Bahkan pria yang berprofesi sebagai lawyer, melihat timnas Indonesia terkesan bukan hasil seleksi dan seperti pemain titipan.
“Saya lihat nahan bola nya aja bisa jauh dari kaki, dan heading nya bisa gak tepat sama kawan, kalau dah timnas harus ok lah semua bola datang bisa dia suguh kan yg terbaik bang”, sebut nya
Meski begitu, Syafril menyarankan untuk mengatasi kekurangan ini, tim pelatih mulai mempersiapkan skema rotasi untuk memaksimalkan potensi skuad, termasuk memberikan kesempatan kepada wajah baru atau pemain diaspora untuk membuktikan kualitas mereka.
Selain itu kata nya,pemain timnas masih banyak bermain bola dengan operan yang harus nya shooting tapi tidak di shooting. “Hal ini menjadi kendala dalam persepak bolaan kita timnas sekarang ini, maka nya saya mengikuti terus jalan nya pertandingan timnas kita, maaf bukan mengajari main bola itu bukan show tapi poin dan gol yang di cari.
Jika hal ini terjadi main sama Vietnam berat kita menang, tapi jika shootingan berjalan ini akan menjadi bomber dan rudal nya timnas, kita lihat jika sering shooting akan kita kuasai lapangan dan permainan ini dan buka ruangan pun kadang mereka gak tau ini lah perlu nya assisten beritahu pada pemain timnas









