Medan – Piala Dunia 2026 telah digelar. Ramai perbincangan mengenai tim yang berpeluang mengangkat trofi dibahas.
Salah satu prediksi dari pengamat sepakbola Syafril SH mensimulasikan jalannya turnamen ribuan kali. Hasilnya cukup mengejutkan empat tim muncul sebagai kandidat terkuat juara dunia, seperti Argentina, Brazil, Jerman dan Inggris
Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara peserta. Turnamen ini juga akan berlangsung di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bertambahnya jumlah peserta membuat persaingan diperkirakan semakin ketat. Banyak negara memiliki peluang untuk melangkah jauh, sehingga peluang terjadinya kejutan juga semakin besar.
Mantan pemain PSMS itu menilai peluang masing-masing negara berdasarkan performa, kekuatan skuad, hingga berbagai data statistik lainnya.
Berdasarkan hasil simulasi tersebut, Argentina menempati posisi teratas sebagai favorit juara Piala Dunia 2026.
Prediksi ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap kekuatan generasi baru Spanyol yang dalam beberapa tahun terakhir tampil konsisten di level internasional.
Di bawah Argentina, Brazil menjadi tim dengan peluang juara terbesar kedua.
Brasil masih memegang status sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar. Namun, Selecao sudah lebih dari dua dekade menanti trofi sejak terakhir kali menjadi juara pada 2002.
Generasi terbaru Brasil datang dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman. Mereka memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Selain tradisi panjang di Piala Dunia, Brasil juga dikenal selalu mampu melahirkan pemain-pemain kreatif yang menjadi pembeda pada laga-laga besar. Sebut saja Neymar.
Selain Neymar, Brasil memiliki pemain-pemain yang sedang berada di level tertinggi seperti Gabriel Magalhães, Casemiro, Raphinha, hingga Vinicius Jr. Pengalaman dan kedalaman skuad menjadikan Brasil selalu masuk daftar unggulan utama.
Sementara itu, Inggris berada di posisi ketiga dengan peluang juara sebesar 11,2 persen. Tim asuhan Thomas Tuchel diprediksi memiliki peluang 19 persen untuk tampil di laga final.
“Dengan kedalaman skuad yang dimiliki kedua negara tersebut, persaingan menuju gelar juara diperkirakan akan berlangsung sangat ketat.”, pria yang berprofesi sebagai lawyer ini
Argentina katanya tetap menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan.
Juara bertahan Piala Dunia itu berada di posisi keempat dengan peluang juara sebesar 10,4 persen. Tim asuhan Lionel Scaloni juga memiliki peluang 18,1 persen untuk kembali mencapai partai final.
Pengalaman para pemain yang pernah merasakan atmosfer juara dunia menjadi modal penting bagi Albiceleste untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Jerman menempati posisi keempat dalam daftar favorit juara.Tim ini memiliki peluang juara sebesar 7 persen dan peluang mencapai final sebesar 13 persen.
Meski peluangnya lebih kecil dibandingkan tiga tim di atasnya, Jerman tetap dianggap sebagai salah satu negara yang berpotensi memberi kejutan.
Jerman memasuki Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan mereka. Setelah gagal lolos dari fase grup pada edisi 2018 dan 2022, Der Panzer kini membawa generasi baru yang menjanjikan.
Nama-nama seperti Florian Wirtz, Jamal Musiala, Kai Havertz, hingga Antonio Rudiger menjadi fondasi utama tim asuhan Julian Nagelsmann.
Meski sempat mengalami penurunan performa, Jerman tetap memiliki budaya sepak bola yang kuat dan pengalaman panjang di turnamen besar. Jika mampu menemukan konsistensi permainan, Jerman bisa menjadi ancaman serius bagi semua tim.
Jerman pintanya, harus mempunyai mental juara dalam permainan harus berani bermain pendek pendek dan peluang shooting jarak jauh. Jerman sangat di takuti oleh tim lawan.
Kalau untuk Brazil harus di jaga oleh tim lawan karen la dribble dan olahan bola mereka cukup akurat dan cukup di takuti karena mereka mempunyai kemampuan untuk itu dan shooting seketika Brazil bisa dalam kondisi apa pun. “Inilah yg di punyai Brazil”, katanya
Inggris mempunyai permainan cepat jika memaksimalkan in run bisa tapi harus sikon nya dilihat karena sudah tidak jaman nya main long passing dan kick and run. Hal ini inggris pasti merubah sistim permainan yang disuguhkan dan Inggris bisa mengikuti perkembangan sepak bola yang saat ini di idam idamkan saat ini”, katanya
Argentina pola nya sama dengan Brazil tapi Argentina lebih mengutamakan kerja sama dari individu yang di suguh kan, Argentina bisa melaju jika permainan lapangan tengah di kuasai dengan shooting yang akurat, begitu juga Brazil, Jerman dan Inggris kita tunggu saat nya di babak penyisihan piala dunia 2026
Sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa hasil di lapangan sering kali berbeda dari perkiraan. Tim unggulan bisa tersingkir lebih cepat, sementara negara yang tidak diunggulkan justru mampu melangkah jauh.
Karena itu, menarik untuk menantikan apakah Argentina benar-benar mampu memenuhi ekspektasi sebagai favorit utama, atau justru Argentina, Prancis, Inggris, Portugal, bahkan tim lainnya yang akan keluar sebagai juara saat Piala Dunia 2026 digelar nanti.








