Medan – Keberhasilan tim sepak bola putri All Stars Sumatera Utara meraih gelar juara ketiga pada Hydroplus Piala Pertiwi U14 & U16 2025 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (12/7/2025) merupakan momen bersejarah dan titik awal kebangkitan sepak bola putri daerah ini dan membuka jalan bagi tim putri Sumut untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, termasuk target lolos ke PON NTT NTB tahun 2028
“Tim putri Sumut membuktikan mampu bersaing di level nasional ‘,kata pengamat sepakbola Sumut Petra Jaya Purba di Medan, Minggu (13/7)
Seperti diketahui perjuangan Tim All Stars Sumut terhenti di semifinal pada Hydroplus Piala Pertiwi U14 & U16 2025 setelah di kalahkan All Stars Bandung yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (12/7/2025).
Menurut Petra Jaya Purba yang juga owner PSSK Karo ini adalah era baru sepak bola putri Sumatera Utara “Keberhasilan ini adalah kebanggaan bagi kita semua, ini menunjukkan tim Sumut sudah mempersiapkan sangat baik,” ujarnya
Ia mengingatkan, hasil yang ini bukan hanya euforia, tetapi juga tantangan besar even lainnya terutama PON 2028. Pada PON Aceh Sumut tahun 2024 tim sepak bola putri Sumatera Utara hanya menduduki peringkat tiga di babak grup . Persiapan yang matang, termasuk evaluasi pemain dan penerapan sport intelijen, harus dilakukan untuk menghadapi lawan-lawan berat.
“Pentingnya evaluasi terhadap atlet, baik yang masuk dalam lapisan utama maupun cadangan. Keberhasilan individu dan tim harus ditindaklanjuti dengan priorisasi latihan yang mempertimbangkan potensi terkini dari setiap pemain,” ucapnya.
Tantangan besar lain yang dihadapi sepak bola putri Sumatera Utara menurutnya, adalah absennya liga nasional yang terstruktur. “Banyak pertandingan putri di daerah, tetapi belum dikemas menjadi liga resmi, ini saatnya diorganisasi untuk menghasilkan pemain-pemain baru,” ujarnya.
Hal ini perlunya implementasi sport intelligence yang lebih baik untuk menganalisis kekuatan lawan di pentas nasional. Petra mencatat lawan-lawan seperti DKI Jakarta, Jabar, Jatim dan lainnya akan menjadi tantangan yang perlu dipersiapkan dengan cermat. “Perlu digalakkan kompetisi sepakbola putri di kampus kampus atau antar SLTA ‘, sebut nya
Keberhasilan ini memang menjadi angin segar bagi sepak bola putri Sumatera Utara “Dengan dukungan yang tepat, baik dari pemerintah maupun masyarakat, sepak bola putri Sumatera Utara akan terus berkembang dan berprestasi” katanya.








