MEDAN-Sumut Falcon resmi mendirikan akademi bola voli putri di Sumatera Utara (Sumut). Sumut Falcons Volley Ball Academy ini akan menjadi wadah dalam menciptakan pevoli berbakat untuk Indonesia.
Sumut Falcon yang merupakan tim bola voli nasional dari Falcons Volley Ball Club yang sebelumnya bermarkas di Yogyakarta, kini telah berbasis di Sumatera Utara dan akan mengikuti Proliga mulai musim mendatang.
Adapun peluncuran Sumut Falcons Volley Ball Academy digelar di GOR Voli In-door Sumatera Utara, pada Jumat (3/10/2025). Pada acara peluncuran itu, juga dibarengi dengan audisi yang diikuti 211 calon atlet binaan akademi bola voli tersebut.
Pada peluncuran ini turut hadir Ketua PP PBVSI Pusat Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo, Kadispora Sumut M. Mafullah Pratama Daulay, Ketum PBVSI Sumut Wiko Lovino Siregar, dan Dirtek Falcons Volley Ball Academy Marcos Sugiyama.
Dirut Falcons Volley Ball Academy, Hendi Lim mengatakan bahwa akademi ini akan menjadi akar rumput bagi Sumut Falcon dalam mengarungi kompetisi Proliga Indonesia musim mendatang. Karena sebagai tim profesional, Sumut Falcon berkomitmen untuk bisa menciptakan talenta-talenta yang dapat bersaing dikancah nasional.
“Kami sebagai tim peserta Proliga membutuhkan pemain. Of course kami mau tim kuat, tapi kuatnya bukan karena nyomot dari kanan kiri. Kami mau kuat itu dari akarnya yaitu dari Akademi,” ucap Hendi Lim usai meluncurkan secara resmi akademi tersebut.
Lebih lanjut, Hendi juga menjelaskan bahwa pemilihan Sumut sebagai basis mereka bukan tanpa alasan. Menurutnya, Sumut merupakan salah satu daerah diluar pulau Jawa yang menyimpan potensi pevoli yang selama ini tersembunyi.
“Sebenarnya Sumut itu banyak pemain-pemain berbakat, cuman mungkin akademi yang proper itu tidak ada di sini. Makanya kita bikin ini, supaya tertampung dan tidak perlu ke daerah lain kalau dia mau besar ke level Timnas. Dia tidak perlu keluar, bisa bermain di sini,” katanya.
Hendi juga mengaku tidak muluk-muluk menaruh target terhadap akademi ini. Sebab, akademi ini merupakan pembinaan jangka panjang bagi Sumut Falcon dalam mengarungi persaingan di Proliga.
“Akademi ini kan proyek jangka panjang kami. Tidak bisa langsung ke Proliga 2026 kelihatan hasilnya. Jadi saya berharap Proliga 2027 minimal setengah dari anggota kita, terdapat anak-anak ini. Tapi kan tergantung dari mereka juga yang mau berprogres. Kalau kami sebagai klub dan akademi sudah membuka jalan yang lebarnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketum PP PBVSI Pusat, Imam Sudjarwo menyambut hangat dan baik pendirian akademi bola voli putri tersebut. Melalui akademi ini, katanya akan muncul atlet-atlet berbakat yang nantinya bisa berseragam Timnas di multi event internasional.
“Pada ujung-ujungnya mereka akan memperkuat Timnas kita. Dengan adanya akademi disini maka akan banyak atlet baru yang muncul di Sumut dan bisa memperkuat di event seperti PON. Akhirnya tidak akan kekurangan atlet,” tutur Imam.
Menurutnya, peluncuran akademi bola voli ini sesuatu hal yang luarbiasa. Karena ini menjadi bukti bahwa perkembangan bola voli tidak hanya terjadi di pulau Jawa saja, melainkan sudah tersebar hingga ke daerah-daerah lainnya. Sehingga, cabor bola voli di Indonesia juga akan semakin besar.
“Diharapkan akan muncul atlet yang berbakat dan yang berpotensi, yang bisa membantu di Wilayah Sumut, untuk membesarkan nama Sumut dan nama besar bola voli tanah air,” katanya.
Disisi lain, Imam menjelaskan bahwa dengan resminya Falcon Volley Ball Club bermarkas di Sumut, maka pada Proliga musim yang akan datang Sumut akan menjadi salah satu tuan rumah dalam kompetisi kasta tertinggi bola voli tersebut.
“Pro liga yang akan datang akan muncul klub baru Medan Falcon. Jadi nanti nama Medan akan muncul. Yang selama ini hanya Jakarta, Surabaya, Palembang dan dll,” terangnya.
Sementara itu, Kadispora Sumut M. Mafullah Daulay mengapresiasi ide-ide Falcons Volley Ball Club ini. Ia menyadari bahwa dalam menciptakan atlet berprestasi itu harus memiliki wadah yang juga bagus. Sehingga akan muncul atlet yang kuat untuk Sumut
“Sumatera Utara akan semakin kuat nantinya untuk Kontingen di perhelatan PON. Kemudian untuk jangka panjangnya kita juga berharap melalui cabor voli minat bakat untuk belajar maupun mahasiswa Sumatera Utara akan semakin meningkat. Karena sudah ada akademi yang menaungi dan dipastikan akan mengikuti ajang Proliga,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Ipunk itu menyebutkan bahwa Pemprov Sumut akan komitmen mendukung seluruh gagasan positif dalam peningkatan prestasi olahraga di Sumut.
Oleh sebab itu, ia berharap PP PBVSI Pusat bisa mempertimbangkan Sumut sebagai salah satu pilihan daerah sebagai tuan rumah dalam multi event skala internasional. Ipunk berkaca dari pengalaman saat menjadi tuan rumah Piala Kemerdekaan 2025 yang diikuti 3 negara tetangga Mali, Uzbekistan dan Tajikistan.
“Nanti dari voli Sumatera Utara hari ini menggandeng semua cabor agar kiranya pelaksanaan event nasional ataupun internasional di Sumatera Utara. Pemprov siap untuk mendukung untuk event-event, untuk memancing animo masyarakat dari cabang-cabang yang diselenggarakan,” pungkasnya.








