Medan – Prahdiska Bagas Shujiwo harus berjibaku menghentikan langkah pebulutangkis asal Korea pada babak 16 Besar pada turnamen BNI Indonesia Masters 2025
Pebulutangkis berusia 20 tahun ini menyingkirkan Choi JI Hoon dengan rubber game 16-21, 21-13, 22-20 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan, Jumat (24/10)
Dengan kemenangan ini, Shujiwo mulus ke semifinal dan mendekati impian nya untuk menjadi juara BNI Indonesia Masters 2025
“Target saya mau juara dan ini merupakan BWF Super 100 terakhir di Indonesia tahun ini, jadi harus maksimal,” ujar Prahdiska dikutip dari PBSI.
Prahdiska yang kini menempati peringkat 56 BWF, menilai bahwa ia bermain begitu solid hari ini karena mampu menerapkan sejumlah strategi serangan-serangan cepat yang telah disiapkan sebelumnya.
Alhamdulillah bisa menang di babak 8 besar kali ini dan tidak ada cedera apapun. Rasanya tegang banget karena di pertemuan sebelumnya saya kalah.
Game pertama saya terlalu percaya diri karena kemarin main saya enak, akhirnya hal itu malah jadi serangan balik buat saya. Game kedua dikasih arahan sama coach Ihsan untuk berani adu depan dan fokus sama pola permainan sendiri.
Di game ketiga sebelum interval saya diposisi menang angin dan saya jadi ragu-ragu untuk mengontrol musuh jadinya malah mati sendiri.
Lawan punya serangan yang berbahaya, jadi saya antisipasi dengan banyak mengadu bola di setengah ke depan dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk menyerang.
Untuk besok saya dapat pembelajaran dari hari ini agar jangan terlalu overconfidence dan harus fokus sama permainan sendiri.
Meski baru saja pulih dari cedera lutut, Prahdiska mengatakan bahwa kondisi kesehatannya kini sudah aman.
Prahdiska mengatakan bahwa kondisi kesehatannya kini sudah aman.
“Untuk kendala tidak ada, mungkin tinggal dijaga aja istirahat dan mental serta pikiran. Tadi saya sempat jatuh di posisi luka di lutut kanan yang belum sembuh. Ini bekas luka saat bertanding di Afrika tapi ini tidak berpengaruh ke permainan,” ungkap pebulu tangkis berusia 20 tahun ini.









