Sibolga – Arya Mahendra Sinulingga diperkirakan bakal mulus menduduki kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut dalam Kongres Pemilihan untuk periode 2026-2030
Pasalnya, Exco PSSI itu dinilai berani untuk menjadi panglima dalam memajukan sepak bola Sumatera Utara
Seperti disampaikan mantan sekretaris Askot PSSI Sibolga Supri. Pria yang merupakan pegawai PDAM di Sibolga itu menilai Arya Sinulingga punya kemampuan untuk memimpin PSSI Sumut. Dan, itu telah dibuktikan dengan berbagai terobosan seperti menyiapkan tim PON Sumut 2024 melaksanakan pemusatan latihan di Jawa
Kemudian menjadi kan kota Medan sebagai tuan rumah piala Kemerdekaan tahun 2025. Dan sekarang merencanakan penyelenggaraan piala AFF U-19 bulan Juni di Medan.
“Saya mengapresiasi langkah yang diambil Pak Arya Sinulingga. Beliau energik dan berani. Tentu harus kita dukung orang yang punya niat baik untuk memajukan sepak bola Sumatera Utara” ujarnya Minggu
Menurut Supri kehadiran Arya Sinulingga sebagai Plt PSSI Sumut telah banyak merubah tata kelola organisasi seperti memperbanyak dan meningkatkan kualitas wasit maupun pelatih di Sumut.
Supri yang akrab disapa Opie mendukung Arya Sinulingga bukan sekadar formalitas tetapi didasari pertimbangan kapasitas, rekam jejak, serta dedikasi yang dimiliki Exco PSSI itu terhadap dunia sepak bola.
“Pak Arya memiliki kemampuan dan komitmen kuat untuk membawa perubahan dalam tubuh Asprov PSSI Sumut”,yakinnya.
Apa lagi kata pria yang siap sebagai nakhoda di PSSI Sibolga itu menilai sepak bola Sumatera Utara membutuhkan figur yang tidak hanya memahami dinamika organisasi, tetapi juga mampu memulihkan kepercayaan klub, pelatih, dan masyarakat terhadap federasi sepak bola daerah.
Meski begitu beliau berharap pada Arya Sinulingga jika kelak telah memimpin PSSI Sumut agar memilih pendamping atau pengurus yang jujur, bersih dan punya motivasi membangun dan memajukan sepak bola serta membawa sepak bola Sumatera Utara terbang tinggi.
“Tentu saya berharap jika kelak beliau memimpin PSSI Sumut harus bisa memilih pendamping atau pengurus. yang jujur, bersih dan punya motivasi. Mereka harus berani berkorban untuk kemajuan organisasi dan bukan hidup dari organisasi,” pungkas Opie










