MEDAN- Keluarga besar Mantan PSMS telah mengalihkan tampuk pimpinan kepengurusannya kepada Abdul Rahman Gurning. Abd Rahman Gurning terpilih menggantikan Witia Fusen yang habis masa jabatannya. Pemilihan dilaksanakan di Aula disporasu Jalan Pancing Medan, Minggu (28/12).
Usai latihan rutin setiap Minggu pagi, musyawarah pergantian pimpinan pun dimulai. Turut hadir beberapa mantan generasi senior seperti Badai Raja Manurung, Julius Raja, Johar Arifin Husin dan lainnya. Hasilnya A Rahman Gurning yang merupakan mantan pemain era 90-an dipercaya memegang tampuk pimpinan.
Seperti disebutkan sebelumnya regenerasi pun dilakukan di kepengurusan KBM PSMS. Generasi 90-an kini yang akan menguatkan wadah silaturahmi antar mantan lintas generasi.
Gurning mengatakan penyerahan kepengurusan mantan ke generasi 90-an ini menjadi tanggung jawab pihaknya untuk terus menjaga silaturahmi antar mantan pemain klub berlambang daun tembakau itu.
“Yang pasti kami bertujuan untuk terus mempererat tali silaturahmi seluruh mantan PSMS baik generasi 70-an, 80-an dan 90-an. Kami juga membangkitkan kembali pesepakbolaan Medan dan sekitarnya terutama PSMS yang belakangan agak terpuruk,” beber mantan pelatih PSMS dan PSPS Pekanbaru itu
Beliau juga punya visi dan misi seperti menyatukan mantan pemain PSMS dari seluruh angkatan, membuat kartu keanggotaan mantan pemain PSMS.
Kemudian, menjalin kerja sama dengan pemerintah dan swasta serta merencanakan membentuk badan usaha. Membuat turnamen dengan kerja sama dengan Asprov, Askab, Askot dan KONI yang bertujuan agar putra putra daerah ini memperkuat PSMS maupun klub lainnya di Sumut.
“Kami juga mendata anggota yang bersertifikat untuk menyalurkan ke klub klub”, ujarnya.










