Medan – Deretan prestasi yang dicapai atlet Sumatera Utara pada even nasional tidak lepas dari peran klub-klub olahraga.
Klub berperan penting dalam mencari dan mengembangkan atlet muda berbakat. Klub menyediakan wadah bagi para atlet untuk berlatih, dibina, dan dipersiapkan untuk kompetisi.
“Klub itu ujung tombak pembinaan olahraga dan banyak menyumbangkan atlet terbaiknya menjadi atlet nasional” kata Guru Olahraga Drs Sondang Siahaan menanggapi seputar kurang diperhatikan nya klub sebagai Pembinaan atlet di Medan, Jumat (8/8)
Pria yang juga sebagai pembina klub olahraga renang itu menyebutka, untuk bisa menciptakan atlet berprestasi tidak mudah. Pihaknya selalu berusaha keras dalam mencari bibit-bibit potensi perenang muda dari “Karena itu, melakukannya dengan berbagai cara menarik minat generasi muda untuk berolahraga renang “, katanya
Meskipun klub menjadi ujung tombak, keberhasilan pembinaan juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Dukungan ini bisa berupa fasilitas latihan, dana, atau program pembinaan yang komprehensif.
Untuk itu, baik KONI, Pengprov cabor tak mengabaikan pembinaan klub-klub di daerah karena klub yang mengembangkan pemain muda potensial.
“Selain aspek fisik, klub juga berperan dalam membentuk mental dan karakter atlet, termasuk disiplin, kerja keras, dan sportivitas”, ujarnya
Selain itu jelasnya, Klub berperan penting dalam kaderisasi atlet, memastikan adanya regenerasi dan keberlanjutan prestasi.
Karena klub mempersiapkan atlet untuk berbagai kompetisi, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. “Klub menjadi tempat pertama di mana bakat-bakat muda ditemukan dan dikembangkan.” sebutnya
“Seringkali disebut sebagai “ujung tombak pembinaan”, tapi klub masih dilupakan “, tegasnya










